Tubuh anak Anda adalah milik mereka. Bukan milik orang lain. Terkadang kita merasa dipaksa melakukan sesuatu yang tidak kita sukai, atau sesuatu yang, setelah kita lihat kembali, lebih baik tidak kita lakukan. Dan ini sangat tepat jika menyangkut masalah seks. Anak Anda mudah terdorong untuk percaya bahwa mereka bukan siapa - siapa sebelum mereka 'melakukannya', atau bahwa berkata tidak pada seseorang akan membuat mereka tidak disukai. Tetapi seksualitas anak Anda adalah satu anugerah berharga, bukan mainan murah untuk dimainkan orang lain. Oleh karena itu mereka perlu memegang kendali atas apa yang mereka lakuakn atas tubuh mereka.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Anak Anda perlu mengerti bahwa tanggung jawab dalam memutuskan tentang apa yang mereka lakukan atas tubuhnya berada ditangan mereka sendiri. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memikirkan pilihan - pilihan mereka awal, membuat keputusan seberapa jauh mereka siap untuk melangkah sebelum mereka sampai disana, karena menunggu sampai itu terjadi bisa mendatangkan bencana. Jika suasananya sangat mendukung, mereka bisa melangkah lebih jauh dari keinginan mereka yang sebenarnya sebelum benar - benar menyadari apa yang terjadi. Jika merka berharap pada bunyi telepon, CD habis, pacar mereka tiba - tiba berubah pikiran, orang tua mendadak pulang atau bayangan Paus muncul di hadapan mereka sambi memperingatkan kesalahan yang akan mereka lakukan - atau apapun yang bisa membuat mereka terhindar dari keharusan membuat keputusan sendiri - mereka pasti akan kecewa. Dan, kemungkinan besar, akan sangat menyesal.
Jadi selain memberi mereka fakta - fakta secara biologis, moral dan emosional mengenai hubungan dan perkembangan seksual, pesan kunci yang perlu Anda tanamkan pada anak Anda adalah: mereka mempunyai hak memilih kapan, dimana, mengapa, bagaiamana dan dengan siapa mereka berhubungan seks. Itu adalah pilihan yang harus mereka buat secara sadar dan hati - hati, setelah mempertimbangkan dengan matang semua fakta relevan dan akibat yang mungkin terjadi. Lagi pula, seks adalah bagian diri mereka. Oleh karena itu merekalah yang harus memegang kendali.
Untuk membantu mereka tetap memegang kendali, penting sekali untuk mencoba berbicara dengan mereka sejak usia sedini mungkin. Anda juga perlu bekerja keras menjaga pembicaraan ini agar terus berlanjut, khususnya di masa - masa temaja yang rawan. Ini tidak berarti Anda harus mengangkat tema seks di setiap kesempatan yang ada. Juga tidak berarti langsung menahan mereka sesaat setelah mereka pulang sekolah hingga mereka menjadi takut masuk ke rumah. Jika Anda melakukan hal seperti itu pada orang dewasa, mereka akan menarik kesimpulan jelas bahwa Anda terobsesi secara seksual dan mengajurkan Anda berkonsultasi dengan psikiater ahli. Jangan mengira anak ANda tidak akan berpikir seperti itu. Karena itu, Anda perlu melakukannya dengan keseimbangan yang wajar dan sehat.
Salah satu keuntungan dari penerapan hal ini adalah saat mereka menginjak remaja - saat perpisahan dan kesalahan - kesalahn dalam kehidupan seksual sangat mungkin terjadi - bukan hanya Anda telah memberikan semua dasar yang emreka perlukan untuk membuat keputusan penting, tetapi Anda juga telah membangun suatu hubungan saling percayayang akan terbukti sangat bermanfaat dalam memberi mereka dukungan yang bersifat sensitive dalam menghadapi perpisahan atau kesalahan - kesalahan.
Bulan lalu saya mengajak salah satu anak saya makan di restoran setempat - tidak ada acara khusus, hanya untuk memberi kesempatan bagi kami berdua meluangkan waktu bersama. Saya mencoba melakukannya secara rutin dengan masing - masing anak saya. Dengan begitu saya mempunyai kesempatan membicarakan banyak hal, tidak hanya seks. Tetapi di kesempatan itu, saya juga memanfaatkannya untuk lebih dulu minta maaf padanya atas semua kesalah yang saya yakin akan saya lakkan pada tahun yang akan datang, khususnya menyangkut masalah anak laki - laki.
"Seandainya saja Papa tahu apa yang harus dikatakan dalam setiap kesempatan, "kata saya pada putri pertama saya," dan juga bagaimana harus menanggapi setiap hal. Tetapi meskipun Papa yakin jika Papa akan sering salah mengerti atau sering membuat kamu malu, Papa ingin kamu mengerti bahwa motivasi sebenarnya adalah karena Papa menyayangimu. Jika Papa seakan - akan menganggu atau tidak memercayaimu, atau jika papa mengatakan sesuatu yang sangat salah di saat yang salah, itu karena papa memerhatikanmu. Papa bukannya mau ikut campur. Papa hanya ingin membantu kamu memahami semuanya. Papa tahu keputusan ada di tanganmu. Papa hanya ingin supaya kamu bisa membuat keputusan yang baik, bijaksana - yang bisa kamu jalani, atau bahkan yang membuatmu bahagia, sepuluh atau dua puluh tahun ke depan.
Iklan Pilihan
Showing posts with label seks. Show all posts
Showing posts with label seks. Show all posts
Thursday, July 10, 2008
Di Kursi Pengemudi: Bagaimana Membantu Anak Anda Memegang Kendali atas Keputusan Mereka
TENTUNYA, jika memang seks paling baik dinikmati sebagai bagian dari satu hubungan komitmen jangka panjang, maka sangatlah masuk akal untuk memikirkan bagaimana kita harus menghadapinya sebelum hubungan itu terjadi. Jadi satu pertanyaan besar yang mungkin diajukan anak Anda adalah, "Seberapa jauh aku boleh melakukannya sebelum menikah?" Dan sebenarnya, tidak ada jawaban yang mudah.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Akan sangat berguna bagi setiap orang tua jika ada satu daftar aturan dalam berhubungan yang bisa mereka berikan pada anak mereka. Daftar itu berisi sejauh apa yang boleh dilakukan dalam setiap hubungan. Misalnya:
* "Boleh berciuman, tetapi jangan menggunakan lidahmu"
* "Boleh meraba, tetapi bukan untuk mencapai orgasme"
* "Boleh memegang buah dada, tetapi jangan lepas pakaian"
Sayang, praktiknya tidak sesederhana itu. Dikemudian hari, anak Anda adalah satu - satunya orang yang akan menentukan batasan-batasan mereka. Terlebih lagi, setelah umur mereka bertambah dan lebih bertanggung jawab, menjadi dewasa tidak hanya secara seksual tetapi juga emosional, batasan - batasan itu bisa berubah.
Itulah sebabnya, pastikan Anda tidak berhenti berbicara mengenai seks pada anak Anda. Tidak cukup hanya memberikan sedikit petunjujk atau perintah dan mengharapkan mereka mematuhinya. Berusahalah sebaik mungkin menjaga pembicaraan tetap berlangsung. Anak Anda mungkin akan membutuhkan nasihat Anda (meski dengan cara mereka sendiri) jika mereka akan membuat batasan - batasan yang masuk akal, bertanggung jawab dan realistis untuk dirinya sendiri.
Tetapi jika tidak ada petunjuk detil, paling tidak ada Aturan Emas. Ada cerita mengenai seorang wanita tua yang tinggal dirumah besar dilereng gunung yang tinggi. Satu - satunya jalan adalah melalui jalan yang sempit dan berliku. Saat sopirnya yang tua meninggal dunia, ia mewawancarai tiga calon sopir penggantinya. Ia hanya menanyakan satu pertanyaan pada mereka: "Seberapa dekat Anda bisa membawa saya ke tepi jurang tanpa terperosok ke bawah?"
Yang pertama menjawab,"Saya bisa membawa Anda dalam jarak sekitar 60 cm, tetapi saya tidak akan mengambil risiko membawa Anda lebih jauh dari itu."
Sopir kedua berkata, "Saya sangat ahli, saya bisa membawa Anda dalam jarak sekitar 15 cm dari tepi jurang dan Anda akan aman - aman saja."
Yang ketiga lebih tua, bijaksana dan sedikit lebih hati -hati: "Saya tidak akan membawa Anda ke dekat jurang, Nyonya,"jawabnya. "Saya tidak akan membahayakan Anda untuk hal yang tidak perlu."
Siapa yang diterima? Yang ketiga. Hal itu sama dengan seks dan hubungan: pilihan paling masuk akal adalah dengan tidak berjalan terlalu 'dekatdengan tepi jurang'.
Sebagai contoh, banyak pasangan melakukan apa yang secara teknis dikenal sebagai 'petting parah'. Saat masih kecil, saya pikir itu semacam bergulat dengan anjing jenis Saint Bernard! Pada kenyataannya, tentu saja, itu adalah tindakan saling meraba diatas sofa dalam keadaan setengah telanjang, saling memegang buah dada atau buahj zakar. Bahkan bisa sampai melakukan seks oral - semuanya kecuali penetrasi. Secara teori, disitulah garis batas dipasang. Disitulah tepi jurang itu. Tetapi masalahnyaadalah, saat Anda sudah sampai sejauh itu, sekuat apapun niat Anda untuk tidak melangkah lebih jauh, mudah sekali untuk mengabaikan suara kecil di kepala Anda yang menyuruh berhenti .. dan akhirnya adalah Anda benar -benar berhubungan seks. Pengalaman itu begitu nikmat sampai Anda ingin berada sedekat mungkin ke tepi jurang tanpa masuk kedalamnya. Seperti pernah dikatakan Woody Allen, seks yang biasa mungkin adalah sebuah pengalaman kosong, tetapi saat pengalaman kosong itu pergi, seks tersebut menjadi salah satu yang terbaik!. Diperlukan disiplin diri yang sangat tinggi untuk mengendalikan hasrat besar saat hormon Anda terpompa dan Anda dlam keadaan setengah telanjang bersama seseorang yang Anda sukai. Jadi, hal yang paling masuk akal untuk dilakukan adalah menarik garis lebih jauh ke belakang, ketika Anda masih bisa mengendalikannya.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Akan sangat berguna bagi setiap orang tua jika ada satu daftar aturan dalam berhubungan yang bisa mereka berikan pada anak mereka. Daftar itu berisi sejauh apa yang boleh dilakukan dalam setiap hubungan. Misalnya:
* "Boleh berciuman, tetapi jangan menggunakan lidahmu"
* "Boleh meraba, tetapi bukan untuk mencapai orgasme"
* "Boleh memegang buah dada, tetapi jangan lepas pakaian"
Sayang, praktiknya tidak sesederhana itu. Dikemudian hari, anak Anda adalah satu - satunya orang yang akan menentukan batasan-batasan mereka. Terlebih lagi, setelah umur mereka bertambah dan lebih bertanggung jawab, menjadi dewasa tidak hanya secara seksual tetapi juga emosional, batasan - batasan itu bisa berubah.
Itulah sebabnya, pastikan Anda tidak berhenti berbicara mengenai seks pada anak Anda. Tidak cukup hanya memberikan sedikit petunjujk atau perintah dan mengharapkan mereka mematuhinya. Berusahalah sebaik mungkin menjaga pembicaraan tetap berlangsung. Anak Anda mungkin akan membutuhkan nasihat Anda (meski dengan cara mereka sendiri) jika mereka akan membuat batasan - batasan yang masuk akal, bertanggung jawab dan realistis untuk dirinya sendiri.
Tetapi jika tidak ada petunjuk detil, paling tidak ada Aturan Emas. Ada cerita mengenai seorang wanita tua yang tinggal dirumah besar dilereng gunung yang tinggi. Satu - satunya jalan adalah melalui jalan yang sempit dan berliku. Saat sopirnya yang tua meninggal dunia, ia mewawancarai tiga calon sopir penggantinya. Ia hanya menanyakan satu pertanyaan pada mereka: "Seberapa dekat Anda bisa membawa saya ke tepi jurang tanpa terperosok ke bawah?"
Yang pertama menjawab,"Saya bisa membawa Anda dalam jarak sekitar 60 cm, tetapi saya tidak akan mengambil risiko membawa Anda lebih jauh dari itu."
Sopir kedua berkata, "Saya sangat ahli, saya bisa membawa Anda dalam jarak sekitar 15 cm dari tepi jurang dan Anda akan aman - aman saja."
Yang ketiga lebih tua, bijaksana dan sedikit lebih hati -hati: "Saya tidak akan membawa Anda ke dekat jurang, Nyonya,"jawabnya. "Saya tidak akan membahayakan Anda untuk hal yang tidak perlu."
Siapa yang diterima? Yang ketiga. Hal itu sama dengan seks dan hubungan: pilihan paling masuk akal adalah dengan tidak berjalan terlalu 'dekatdengan tepi jurang'.
Sebagai contoh, banyak pasangan melakukan apa yang secara teknis dikenal sebagai 'petting parah'. Saat masih kecil, saya pikir itu semacam bergulat dengan anjing jenis Saint Bernard! Pada kenyataannya, tentu saja, itu adalah tindakan saling meraba diatas sofa dalam keadaan setengah telanjang, saling memegang buah dada atau buahj zakar. Bahkan bisa sampai melakukan seks oral - semuanya kecuali penetrasi. Secara teori, disitulah garis batas dipasang. Disitulah tepi jurang itu. Tetapi masalahnyaadalah, saat Anda sudah sampai sejauh itu, sekuat apapun niat Anda untuk tidak melangkah lebih jauh, mudah sekali untuk mengabaikan suara kecil di kepala Anda yang menyuruh berhenti .. dan akhirnya adalah Anda benar -benar berhubungan seks. Pengalaman itu begitu nikmat sampai Anda ingin berada sedekat mungkin ke tepi jurang tanpa masuk kedalamnya. Seperti pernah dikatakan Woody Allen, seks yang biasa mungkin adalah sebuah pengalaman kosong, tetapi saat pengalaman kosong itu pergi, seks tersebut menjadi salah satu yang terbaik!. Diperlukan disiplin diri yang sangat tinggi untuk mengendalikan hasrat besar saat hormon Anda terpompa dan Anda dlam keadaan setengah telanjang bersama seseorang yang Anda sukai. Jadi, hal yang paling masuk akal untuk dilakukan adalah menarik garis lebih jauh ke belakang, ketika Anda masih bisa mengendalikannya.
Lebih dari Sekadar Berpandangan
Kita semua mencari cinta. Akan sungguh mengerikan jika yang kita dapatkan ternyata tidak lebih dari sekadar seks atau romantisme, senikmat apapun, disaat itu. Pada akhirnya, kita akan merasa hampa, dikhianati dan mengalami kepahitan. Ada lebh banyak hal yang bisa diberikan cinta ketimbang sekadar tidur dengan seseorang. Kenyataannya, semua jenis hubungan hanya dapat berjalan dengan baik jika didasarkan pada rasa aman dan percaya, yang dibangun diatas dasar komitmen bersama untuk tetap setia satu sama lain.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Itulah mengapa seks akan mencapai tingkat terbaik dan paling memuaskan jika dilakukan dalam ikatan pernikahan. Seks lebih dari seks itu sendiri. Seks adalah tentang orang - orang yang melakukannya, dan tentang bagaimana mereka saling merasakan satu sama lain, lebih dari tindakan fisiknya itu sendiri. Yang terutamadalam seks bukanlah hubungan seks, sehingga seolah -olah menghafalkan Kama Sutra dan melatih fisik Anda seperti atlet peraih medali emas Olimpiade adalah cara untuk mencapai kehidupan seks yang utuh. Intinya, seks adalah mengenai cinta dan rasa aman. Pada akhirnya, yang membuat seks menjadi utuh bukan teknik atau kebugaran. Bukan ukuran atau kekuatan. Bahkan bukan pula kecantikan> Tetapi intinya adalah mereka yang melakukannya, dan hubungan yang mereka miliki satu sama lain. Seks adalah berbagi diri secara total dan intim dengan orang lain.
Karena itu, pertanyaan yang mungkin paling seringdiajukan anak Anda - "Bukankah sebelum menikah kami perlu mengetahui apakah kami cocok secara seksual?" - menjadi sangat tidak tepat. Jika Anda cocok dalam hal -hal lain, Anda akan cocok secara seksual. Jika Anda tidak cocok dalam hal - hal lain, tidak peduli seks Anda bagus secara teknis, itu tidak akan pernah cukup.Seks menjadi hal terbaik saat dilakukan dengan seseorang yang Anda cintai, percayai, dukung dan dengan siapa Anda berkomitmen. Seks adaalah cara untuk menunjukkan cinta, kepercayaan, dukungan dan komitmen tersebut pada mereka. Dengan begitu, seks juga akan sangat menyenangkan.
Jadi, jika seks yang terbaik adalah seperti itu, mengapa Anda mendorong anak 0Anda melakukan sesuatu yang lebih kecil dari itu?
http://ahliremaja.blogspot.com/
Itulah mengapa seks akan mencapai tingkat terbaik dan paling memuaskan jika dilakukan dalam ikatan pernikahan. Seks lebih dari seks itu sendiri. Seks adalah tentang orang - orang yang melakukannya, dan tentang bagaimana mereka saling merasakan satu sama lain, lebih dari tindakan fisiknya itu sendiri. Yang terutamadalam seks bukanlah hubungan seks, sehingga seolah -olah menghafalkan Kama Sutra dan melatih fisik Anda seperti atlet peraih medali emas Olimpiade adalah cara untuk mencapai kehidupan seks yang utuh. Intinya, seks adalah mengenai cinta dan rasa aman. Pada akhirnya, yang membuat seks menjadi utuh bukan teknik atau kebugaran. Bukan ukuran atau kekuatan. Bahkan bukan pula kecantikan> Tetapi intinya adalah mereka yang melakukannya, dan hubungan yang mereka miliki satu sama lain. Seks adalah berbagi diri secara total dan intim dengan orang lain.
Karena itu, pertanyaan yang mungkin paling seringdiajukan anak Anda - "Bukankah sebelum menikah kami perlu mengetahui apakah kami cocok secara seksual?" - menjadi sangat tidak tepat. Jika Anda cocok dalam hal -hal lain, Anda akan cocok secara seksual. Jika Anda tidak cocok dalam hal - hal lain, tidak peduli seks Anda bagus secara teknis, itu tidak akan pernah cukup.Seks menjadi hal terbaik saat dilakukan dengan seseorang yang Anda cintai, percayai, dukung dan dengan siapa Anda berkomitmen. Seks adaalah cara untuk menunjukkan cinta, kepercayaan, dukungan dan komitmen tersebut pada mereka. Dengan begitu, seks juga akan sangat menyenangkan.
Jadi, jika seks yang terbaik adalah seperti itu, mengapa Anda mendorong anak 0Anda melakukan sesuatu yang lebih kecil dari itu?
Suara-suara Misterius
Seks bukan sekadar aktivitas biologis dan kita lebih dari sekadar mesin atau robot biologis. Seks tidak hanya menyangkut kerja tetapi juga rasa. Sebagai manusia, kita lebih dari sekadar kumpulan mineral dan cairan tubuh. Kita memiliki jiwa - sesuatu yang membentuk diri kita, dengan semua karakter khas kita, kesenangan dan ketidak senangan kita, perasaan dan emosi kita. Inin berarti seks selalu lebih dari sekadar berhubungan seks. Seks adalah sebuah tindakan yang menyatukan dua orang. Saat - saat ketika ' dua menjadi satu'.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Agar bisa dinikmati sepenuhnya, seperti sebagian besar kita menyadarinya, seks harus terjadi dalam konteks hubungan mencintai yang jangka panjang., bertanggung jawab dan permanen. Sebagian besar anak cukup baik memahami ini, meskipun mereka mungkin kesulitan memahami konteks 'jangka panjang'. Lagi pula, mereka adalah anak - anak yang dalam dua menit pertama perjalanan dua jam bermobil biasanya sudah mulai merengek bertanya,"apa kita sudah sampai?" Saat mereka menginjak remaja, dan hormon mereka mulai agresif, mungkin Anda akan mengetahui bahwa pengertian mereka akan hubungan jangka panjang yang bertanggung jawab dengan cepat menyempit dari masa seumur hidupl menjadi tidak lebih dari tiga minggu! Mereka perlu bantuan Anda supaya dapat melihat hubungan mereka dalam konteks jangka panjang, sebelum ada keputusan besar yang dibuat.
Ini berarti tidak baik menunggu sampai adai tornado menghantam dan baru kemudian mencoba menyampiakan pesan menembus badai itu. Mereka mungkin telah disapu oleh dorongan emosinya sehingga tidak lagi dapat mendengar kata - kata bijak Anda. Lebih jauh lagi, bukannya memerhatikan nasihat'bertema'Anda, misalnya tentang hubungan secara umum, mereka justru melihat nasihat itu sebagai serangan pribadi terhadap hubungan mereka saat ini, atau sebuah tanda bahwa Anda tidak memercayai mereka untuk mengambil keputusan sendiri.
Jadi, jauh sebelum mereka terlibat dalam situasi tersebut, mereka perlu pengertian dari Anda bahwa apa yang terlihat baik beberapa saat ke depan mungkin tidak selalu berakhir baik untuk waktu yang lebih lama - semua yang mengilap tidak berarti emas.
Untuk mendapatkan yang terbaik dari seks, misalnya, dua orang harus salaing mencintai dan memercayai satu sama lain sehingga tidak khawatir atau menyalahkan jika seks tidak berlangsungbaik, karena hal itu pasti akan terjadi dari waktu ke waktu. Jangan pernah menjadikan seks sebagai cara untuk memuaskan hasrat diri sendiri. Seks adalah memberi dan menerima. Perlu ada dua orang yang dengan tulus belajar saling memahami satu sama lian dan berusaha menemukan apa yang bisa membuat mereka gembira.
Namun, bukan hanya latihan dan kesabaran yang membuat seks menjadi sangat memuaskan. Seks harus dilakukan dengan orang yang Anda cintai, percayai dan Anda hormati. Seks adalah diri Anda lyang berbagi secara intim dengan orang lain. Dan karena cara berbagi seperti itu membuat Anda rentan ,Anda harus yakin bahwa hal tersebut tidak akan mengambil kesempatan untuk melukai Anda. Itulah mengapa makin dangkal hubungan antara satu pasangan, makin dangkal pula seksnya, tak peduliseberapa baik rasanya saat itu. Sebaliknya, makin dalam hubungan satu pasangan, seks merekapun akan makin penuh makna.
Rasa percaya seperti ini, tentu saja, perlu waktu .... dan komitmen. Saat ditanya siapa menurutnyla kekasih terhebat di Hollywood, seorang bintang menjawab bukan persetubuhan atau teknik seks lyang membuat seorang kekasih menjadi hebat - tetapi kemampuan mereka mencintai satu orang dengan baik selama lebih dari empat puluh tahun. "Semua orang bisa berhubungan seks,"tambahnya. "Anjing pun melakukannya!" Karena itu,, disepanjang sejarah, sebagian besar orang dan budaya mendapati bahwa konteks terbaik dari seks adalah hubungan saling mencintai dalam jangka panjang dan bertanggung jawab.
Meskipun Anda berusaha mengiris dan memotong -motongnya, pada akhirnya, inti dari pembicaraan kita adalah menenai pernikahan.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Agar bisa dinikmati sepenuhnya, seperti sebagian besar kita menyadarinya, seks harus terjadi dalam konteks hubungan mencintai yang jangka panjang., bertanggung jawab dan permanen. Sebagian besar anak cukup baik memahami ini, meskipun mereka mungkin kesulitan memahami konteks 'jangka panjang'. Lagi pula, mereka adalah anak - anak yang dalam dua menit pertama perjalanan dua jam bermobil biasanya sudah mulai merengek bertanya,"apa kita sudah sampai?" Saat mereka menginjak remaja, dan hormon mereka mulai agresif, mungkin Anda akan mengetahui bahwa pengertian mereka akan hubungan jangka panjang yang bertanggung jawab dengan cepat menyempit dari masa seumur hidupl menjadi tidak lebih dari tiga minggu! Mereka perlu bantuan Anda supaya dapat melihat hubungan mereka dalam konteks jangka panjang, sebelum ada keputusan besar yang dibuat.
Ini berarti tidak baik menunggu sampai adai tornado menghantam dan baru kemudian mencoba menyampiakan pesan menembus badai itu. Mereka mungkin telah disapu oleh dorongan emosinya sehingga tidak lagi dapat mendengar kata - kata bijak Anda. Lebih jauh lagi, bukannya memerhatikan nasihat'bertema'Anda, misalnya tentang hubungan secara umum, mereka justru melihat nasihat itu sebagai serangan pribadi terhadap hubungan mereka saat ini, atau sebuah tanda bahwa Anda tidak memercayai mereka untuk mengambil keputusan sendiri.
Jadi, jauh sebelum mereka terlibat dalam situasi tersebut, mereka perlu pengertian dari Anda bahwa apa yang terlihat baik beberapa saat ke depan mungkin tidak selalu berakhir baik untuk waktu yang lebih lama - semua yang mengilap tidak berarti emas.
Untuk mendapatkan yang terbaik dari seks, misalnya, dua orang harus salaing mencintai dan memercayai satu sama lain sehingga tidak khawatir atau menyalahkan jika seks tidak berlangsungbaik, karena hal itu pasti akan terjadi dari waktu ke waktu. Jangan pernah menjadikan seks sebagai cara untuk memuaskan hasrat diri sendiri. Seks adalah memberi dan menerima. Perlu ada dua orang yang dengan tulus belajar saling memahami satu sama lian dan berusaha menemukan apa yang bisa membuat mereka gembira.
Namun, bukan hanya latihan dan kesabaran yang membuat seks menjadi sangat memuaskan. Seks harus dilakukan dengan orang yang Anda cintai, percayai dan Anda hormati. Seks adalah diri Anda lyang berbagi secara intim dengan orang lain. Dan karena cara berbagi seperti itu membuat Anda rentan ,Anda harus yakin bahwa hal tersebut tidak akan mengambil kesempatan untuk melukai Anda. Itulah mengapa makin dangkal hubungan antara satu pasangan, makin dangkal pula seksnya, tak peduliseberapa baik rasanya saat itu. Sebaliknya, makin dalam hubungan satu pasangan, seks merekapun akan makin penuh makna.
Rasa percaya seperti ini, tentu saja, perlu waktu .... dan komitmen. Saat ditanya siapa menurutnyla kekasih terhebat di Hollywood, seorang bintang menjawab bukan persetubuhan atau teknik seks lyang membuat seorang kekasih menjadi hebat - tetapi kemampuan mereka mencintai satu orang dengan baik selama lebih dari empat puluh tahun. "Semua orang bisa berhubungan seks,"tambahnya. "Anjing pun melakukannya!" Karena itu,, disepanjang sejarah, sebagian besar orang dan budaya mendapati bahwa konteks terbaik dari seks adalah hubungan saling mencintai dalam jangka panjang dan bertanggung jawab.
Meskipun Anda berusaha mengiris dan memotong -motongnya, pada akhirnya, inti dari pembicaraan kita adalah menenai pernikahan.
Apa Hubungannya dengan Cinta? Seks dari Segi Emosional dan Relasi
JAMES BOND memasuki ruangan, dengan tenang mencabut pistol Walther PPK andalannya dari sarungnya. Tubuhnya tinggi dan sangat tampan, dengan senyum yang kejam tapi lembut.
Seorang wanita cantik, yang mengenakan gaun malam yang sama dengan lyang dikenakansaat pertama kali Bond melihatnya tadi, berbaring menggoda diatas sprei sutra yang mewah. Ia
menatapnya dengan malu -malu dan mengedipkan bulu matanya yang panjang dan gelap. Setelah menutup pintu Bond meletakkan pistolnya diatas meja.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Halo,"bisiknya, dengan suara yang bisa melelehkan mentega. Bond berjalan mendekat dan tersenyum, kejam tapi lembut.
"Namaku Bond,"katanya, dengan percaya diri."James Bond." Ia mencium wanita itu dengan mesra.
"Bawalah aku ,"desahnya, sambil menggeliat lepas dari pakaiannya . " Oh James, jadilah kejam tapi lembut terhadapku ..."
Kita semua tahu kepalsuan dunia James Bond. Dalam dunia Bond, seks selalu indah dan sama sekali tanpa akibat jangka panjang. Tampaknya tidak ada yang pernah mendengar mengenai
kondom atau AIDS. Wanita yang jatuh ke dalam pelukannya itu tidak pernah mendapat menstruasi, atau sakit kepala, atau suasana hati, dan disetiap filmnyaselalu berganti -ganti.
Ia selalu gagah dan wanitanya selalu cantik. Tidak ada yang merasa letih atau tegang. Bond tidak pernah gagap dalam berbicara, atau gagal beraksi, dan si wanita selalu berulang
kali mendapat orgasme yang hebat dan liar. Mungkin Anda bertanya, apa masalahnya? Lagi pula ini hanya film, dunia khayalan ...
Meski aneh, masalahnya banyak dari kita yang akhirnya benar - benar setengah percaya bahwa itu benar. Kita sepertinya mengharapkan, paling tidak dalam hal seks, kehidupan nyata
seharusnya seperti dalam fim, dan mengira itulah yang terjadi pada semua orang kecuali kita. Tetapi sebenarnya adegan ranjang Bond, seperti adegan seks di semua fim,...
menyajikan di hadapan Anda gambar lembut, musik orkestra, dan tata suara surround ... serta kebohongan !
Tentu saja, seks seringkali meruplakan pengalaman yang indah. Tetapi bisa menjadi pengalaman yang ... yah ... kacau balau. Spreinya yang dingin, orangnya yang sering tidak mood,
rambut yang mengganggu , telepon berdering diwaktu yang tidak tepat, salah satu dari Anda lelah atau terlalu banyak makan, dan seseorang harus tidur diatas alas yang basah.
Seks bisa sangat lembut dan romantis, tetapi bisa juga biasa - biasa saja, hambar, memalukan, tidak memuaskan, tidak memenuhi kebutuhan, tidak mengenakkan, mengecewakan ...
bahkan membosankan!
Terbakar oleh bualan aneh - aneh teman - teman sekelasnya, anak remaja Anda mungkin juga akan membayangkan bahwa berhubungan seks dibelakang sadel sepeda bisa membuat bumi
berguncang, paduan suara surga bernyanlyi, malaikat meneteskan air mata dan orang Majus dari timur datang membawa emas, kemenyan, mur serta rokok wajib setelah berhubungan seks.
Tetapi, dalam kenyataan, satu - satunya hal yang benar - benar berguncang adalah sepedanya saat mereka bergumul diatsnya!
Jadi, sebagai orang tua, menjadi tugas Anda untuk meluruskan beberapa kesan yang salah tentang seks yang jangan sampai dianut oleh anak Anda dan anak lain. Anda harus
menjelaskan bahwa:
* Seperti banyak hal dalam hidup ini, untuk mendapatkan yang terbaik dan hubungan seks, di butuhkan latihan, kesabaran dan ketekunan.
* Terkadang salah satu - tidak selalu yang laki -laki lebih mood dari pasangannya, yang mungkin perlu pemanasan yang perlahan dan nikmat untuk mengarah ke sana.
* Laki - laki dan wanita sering kali menikmati hal yang berbeda mengenal seks dan karena itu juga memiliki pengharapan berbeda.
* Sementara laki - laki hampir selslu mencapai orgasme, hal yang sama tidak berlku pada wanita, yang entah bagaimana itu bisa mengakibatkan keduanya merasa gagal.
* Orgasme bersamaan, bagian penting dari semua adegan sekss di film, seringkali lebih merupakan pengecualian daripada aturan.
Seorang wanita cantik, yang mengenakan gaun malam yang sama dengan lyang dikenakansaat pertama kali Bond melihatnya tadi, berbaring menggoda diatas sprei sutra yang mewah. Ia
menatapnya dengan malu -malu dan mengedipkan bulu matanya yang panjang dan gelap. Setelah menutup pintu Bond meletakkan pistolnya diatas meja.
http://ahliremaja.blogspot.com/
Halo,"bisiknya, dengan suara yang bisa melelehkan mentega. Bond berjalan mendekat dan tersenyum, kejam tapi lembut.
"Namaku Bond,"katanya, dengan percaya diri."James Bond." Ia mencium wanita itu dengan mesra.
"Bawalah aku ,"desahnya, sambil menggeliat lepas dari pakaiannya . " Oh James, jadilah kejam tapi lembut terhadapku ..."
Kita semua tahu kepalsuan dunia James Bond. Dalam dunia Bond, seks selalu indah dan sama sekali tanpa akibat jangka panjang. Tampaknya tidak ada yang pernah mendengar mengenai
kondom atau AIDS. Wanita yang jatuh ke dalam pelukannya itu tidak pernah mendapat menstruasi, atau sakit kepala, atau suasana hati, dan disetiap filmnyaselalu berganti -ganti.
Ia selalu gagah dan wanitanya selalu cantik. Tidak ada yang merasa letih atau tegang. Bond tidak pernah gagap dalam berbicara, atau gagal beraksi, dan si wanita selalu berulang
kali mendapat orgasme yang hebat dan liar. Mungkin Anda bertanya, apa masalahnya? Lagi pula ini hanya film, dunia khayalan ...
Meski aneh, masalahnya banyak dari kita yang akhirnya benar - benar setengah percaya bahwa itu benar. Kita sepertinya mengharapkan, paling tidak dalam hal seks, kehidupan nyata
seharusnya seperti dalam fim, dan mengira itulah yang terjadi pada semua orang kecuali kita. Tetapi sebenarnya adegan ranjang Bond, seperti adegan seks di semua fim,...
menyajikan di hadapan Anda gambar lembut, musik orkestra, dan tata suara surround ... serta kebohongan !
Tentu saja, seks seringkali meruplakan pengalaman yang indah. Tetapi bisa menjadi pengalaman yang ... yah ... kacau balau. Spreinya yang dingin, orangnya yang sering tidak mood,
rambut yang mengganggu , telepon berdering diwaktu yang tidak tepat, salah satu dari Anda lelah atau terlalu banyak makan, dan seseorang harus tidur diatas alas yang basah.
Seks bisa sangat lembut dan romantis, tetapi bisa juga biasa - biasa saja, hambar, memalukan, tidak memuaskan, tidak memenuhi kebutuhan, tidak mengenakkan, mengecewakan ...
bahkan membosankan!
Terbakar oleh bualan aneh - aneh teman - teman sekelasnya, anak remaja Anda mungkin juga akan membayangkan bahwa berhubungan seks dibelakang sadel sepeda bisa membuat bumi
berguncang, paduan suara surga bernyanlyi, malaikat meneteskan air mata dan orang Majus dari timur datang membawa emas, kemenyan, mur serta rokok wajib setelah berhubungan seks.
Tetapi, dalam kenyataan, satu - satunya hal yang benar - benar berguncang adalah sepedanya saat mereka bergumul diatsnya!
Jadi, sebagai orang tua, menjadi tugas Anda untuk meluruskan beberapa kesan yang salah tentang seks yang jangan sampai dianut oleh anak Anda dan anak lain. Anda harus
menjelaskan bahwa:
* Seperti banyak hal dalam hidup ini, untuk mendapatkan yang terbaik dan hubungan seks, di butuhkan latihan, kesabaran dan ketekunan.
* Terkadang salah satu - tidak selalu yang laki -laki lebih mood dari pasangannya, yang mungkin perlu pemanasan yang perlahan dan nikmat untuk mengarah ke sana.
* Laki - laki dan wanita sering kali menikmati hal yang berbeda mengenal seks dan karena itu juga memiliki pengharapan berbeda.
* Sementara laki - laki hampir selslu mencapai orgasme, hal yang sama tidak berlku pada wanita, yang entah bagaimana itu bisa mengakibatkan keduanya merasa gagal.
* Orgasme bersamaan, bagian penting dari semua adegan sekss di film, seringkali lebih merupakan pengecualian daripada aturan.
Satu Langkah Kecil Bagi Seorang Manusia, Lompatan Besar Bagi Umat Manusia
Tetapi tentu saja, dampak berbahaya dari melakukan seks dengan seseorang atau waktu yang salah tidak semuanya bersifat fisik. Bagi banyak orang , efek emosionalnya terbukti sama menyakitkan.
Saat seseorang 'jatuh cinta',seks sepertinya adalah sesuatu yang wajar dilakukan, seks menjadi 'langkah selanjut'' yang logis dilakukan dalam sebuah hubungan. Tetapi hal itlu adaalah sebuah langkah besar dan sering kali mempertinggi dan memperumit keterlibatan emosional dengan pacar mereka. Jika hubungan itu hanya sepihak, atau tidak berlangsung lama, maka mereka justru akan terlukan atau mereasa dikhianti, harga diri mereka jatuh sampai ke dasar.
Bagi banyak anak muda, pengalaman seks pertama mereka tidak direncanakan. Mereka hanya terbawa suasana, atu teman laki - laki atau (kadang) perempuan mereka yang mendorong mereka melakukan itu sebagai 'bukti' cinta mereka. Akibatnya, peraaan mereka atas semua itu pun dapat menjadi tak menentu karena mereka belum siap melakukannya. Pengalaman pertama mereka dengan seks akhirnya sangat merusak karena terjadi dengan cara yang salah, diwaktu yang salah dan sering kali dengan orang yang salah. Harusnya itu menjadi pengalaman istimewa, tapi justru menjadi sesuatu yang berbahaya dan negatif.
Seks bukan sebuah olah raga seperti sepak bola. Seks bukan merupakan tanda kedewasaan isik seperti bercukur atau pertumbuhan buah dada. Dan seks bukan bukti cinta seperti sebuah cincin atau kartu ucapan hari kasih saying. Seks adalah tentang diri Anda yang berbagi dengan orang lain dalam suatu keintiman yang sangat erat, dan hal itu harus merulpakan pilihan bebas dari kedua pihak. Tragisnya, serigkali bukan itu yang terjadi. Sementara sejumlah orang merasa didorong untuk melakukan hubungan seks, sejumlah besar yang lain dipaksa melakukan hubungan seks tanpa menginginkannya.
Jadi meski kita semua mempunyai hasrat dan dorongan seksual, namun jelas tidak semua perwujudannya baik. Seks mungkin memang alami dan sehat, tetapi kita tetap harus memperlakukannya secara hati - hati - sama seperti kita memperlakukan hal - hal berharga lainnya. Kita tidak bisa berbuat ceroboh tanpa terkena akibatnya. Kita tidak hanya terdiri dari daging dan tulang saja. Kita mempunyai emosi dan perasaan.
Anak Anda perlu memiliki pandangan bahwa seks, sebagai satu tindakan intim antara dua orang, tidak bisa dikecilkan maknanya menjadi sekadar satu aktivitas fisik belaka. Kita secara naluriah tahu bahwa makna seks lebih daripada itu. Mereka juga harus menyadari bahwa keputusan seksual mereka tidak hanya bersifat pribadi. Keputusan-keputusan itu bisa membawa implikasi penting bagi orang lain, bagi keluarga mereka dan bagi seluruh masyarakat. Beberapa menit kesenangan bisa mengakibatkan terciptanya seorang manusia dengan masa hidupl delapan puluh tahun atau lebih, yang pada saatnya nanti juga akan memiliki anak - anak mereka sendiri. Dengan kata lain, bahkan jauh setelah anak Anda tiada, tindakan mereka bisa masih akan membawa dampak... yang baik atau buruk. Jadi sangat penting bagi mereka akan mempengaruhi orang lain sebelum keputusan itu dibuat.
Saat seseorang 'jatuh cinta',seks sepertinya adalah sesuatu yang wajar dilakukan, seks menjadi 'langkah selanjut'' yang logis dilakukan dalam sebuah hubungan. Tetapi hal itlu adaalah sebuah langkah besar dan sering kali mempertinggi dan memperumit keterlibatan emosional dengan pacar mereka. Jika hubungan itu hanya sepihak, atau tidak berlangsung lama, maka mereka justru akan terlukan atau mereasa dikhianti, harga diri mereka jatuh sampai ke dasar.
Bagi banyak anak muda, pengalaman seks pertama mereka tidak direncanakan. Mereka hanya terbawa suasana, atu teman laki - laki atau (kadang) perempuan mereka yang mendorong mereka melakukan itu sebagai 'bukti' cinta mereka. Akibatnya, peraaan mereka atas semua itu pun dapat menjadi tak menentu karena mereka belum siap melakukannya. Pengalaman pertama mereka dengan seks akhirnya sangat merusak karena terjadi dengan cara yang salah, diwaktu yang salah dan sering kali dengan orang yang salah. Harusnya itu menjadi pengalaman istimewa, tapi justru menjadi sesuatu yang berbahaya dan negatif.
Seks bukan sebuah olah raga seperti sepak bola. Seks bukan merupakan tanda kedewasaan isik seperti bercukur atau pertumbuhan buah dada. Dan seks bukan bukti cinta seperti sebuah cincin atau kartu ucapan hari kasih saying. Seks adalah tentang diri Anda yang berbagi dengan orang lain dalam suatu keintiman yang sangat erat, dan hal itu harus merulpakan pilihan bebas dari kedua pihak. Tragisnya, serigkali bukan itu yang terjadi. Sementara sejumlah orang merasa didorong untuk melakukan hubungan seks, sejumlah besar yang lain dipaksa melakukan hubungan seks tanpa menginginkannya.
Jadi meski kita semua mempunyai hasrat dan dorongan seksual, namun jelas tidak semua perwujudannya baik. Seks mungkin memang alami dan sehat, tetapi kita tetap harus memperlakukannya secara hati - hati - sama seperti kita memperlakukan hal - hal berharga lainnya. Kita tidak bisa berbuat ceroboh tanpa terkena akibatnya. Kita tidak hanya terdiri dari daging dan tulang saja. Kita mempunyai emosi dan perasaan.
Anak Anda perlu memiliki pandangan bahwa seks, sebagai satu tindakan intim antara dua orang, tidak bisa dikecilkan maknanya menjadi sekadar satu aktivitas fisik belaka. Kita secara naluriah tahu bahwa makna seks lebih daripada itu. Mereka juga harus menyadari bahwa keputusan seksual mereka tidak hanya bersifat pribadi. Keputusan-keputusan itu bisa membawa implikasi penting bagi orang lain, bagi keluarga mereka dan bagi seluruh masyarakat. Beberapa menit kesenangan bisa mengakibatkan terciptanya seorang manusia dengan masa hidupl delapan puluh tahun atau lebih, yang pada saatnya nanti juga akan memiliki anak - anak mereka sendiri. Dengan kata lain, bahkan jauh setelah anak Anda tiada, tindakan mereka bisa masih akan membawa dampak... yang baik atau buruk. Jadi sangat penting bagi mereka akan mempengaruhi orang lain sebelum keputusan itu dibuat.
Seks ada di TV dan film
Sejak tahun 1970-an, hanya sedikit film atau drama TV yang dianggap bagus, hadir tanpa paling tidak satu penggambaran adegan seks yang membelalakkan mata, dengan gambar yang berkabut - beserta semua suara rintihan, erangan, dan desah napas yang menggunakan tata suara surriound. Di film -film remaja, mereka berdiskusi, bukan mengenai apakah mereka boleh berhubungan seks, tetapi tentang kapan, dengan siapa dan seberapa sering mereka melakukannya. Demikian juga hampir tidak mungkin berjalan - jalan di took video di daerah Anda tanpa bertemu dengan selusin cerita seks, perselingkuhan dan stocking bertali - meski yang sebenarnya Anda cari adalah film Bugs Bunny!
Seks ada di buku - buku bestseller
Seks selalu menjadi bacaan yang laris. Dari sajak - sajak memalukan di zaman Romawi Kuno sampai para musafir tampan di Canter bury Tales karya Chaucer, karya sastra 'klasik' sering dipenuhi dengan muatan dan sindiran-sindiran seksual. The Merry Wives of Windsor karya Shakespeare, misalnya, adalah ibu dari semua film murahan, sementara seksualitas terang - terangan di buku Lady Chatterley's Lover sempat mengguncang London di tahun 1920-an dan membuat buku itu dilarang beredar selama 35 tahun. Saat ini, para penulis sering sangat bergantung pada seks untuk membumbui buku mereka - bahkan Mills & Boon, yang terkenal dengan buku - buku kisah cintanya, kini tidak lagi hanya berhenti di depan pintu kamar tidur saja.
Seks ada di tangga lagu popular
Sejak tahun 1950-an, saat goyang pinggul Elvis 'the Pelvis' Presley dilarang ditampilkan di TV Amerika karena kemarahan para orang tua yang merasa itu adalah tontonan yang secara seksual terlalu merangsang bagi putri - putri mereka yang lugu, seks kemudian menjadi bagian implisit - terkadang eksplisit - dari musik rock dan pop. Dari sensualitas lembut kelompok 'boy band' yang membuat jantung para pra-remaja berdebar - debar sampai dunia dimana goyang pinggul dan pelukan di bawah pinggang dilakukan dengan terang-terangan, seks dan cinta - cintaan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari pencitraan musik pop sebagaimana hal itu juga terdapat dalam syair - syairnya.
Seks ada di surat kabar dan majalah
Rubrik Halaman Tiga (halaman yang biasa diisi dengan foto - foto wanita muda telanjang/setengah telanjang.ed) atau "Stunna" telah mengubah The Sun menjadi surat kabar harian terlaris di Inggris, membuat seks menjadi factor pemasaran utama. Sekarang jajaran majalah - majalah top seperti FHM-Vogue, Cosmopolitan dan Esquire - termasuk majalah remaja seperti Mizz, Just 17 dan More - sudah semakin eksplisit dalam membuat liputan mengenai seks. Berita tidak akan lengkap tanpa artikel mengenai 'orgasmeLebih Lama dan Lebih Nikmat'atau '15 Posisi Hubungan Seks untuk Senin Pagi'. Dimana - mana rumusnya juga sederhana saja: dua baris kalimat yang menyatakan bahwa seks bukan yang terpenting, kemudian diikuti dua halaman yang berisi berbagai kata tentang posisi, penis dan penetrasi.
Seks ada dalam iklan
Dari minuman panas sampai paket liburan, dan dari obat kuat dengan resep dokter sampai parfum, seks adalah kandungan utama semua kampanye iklan seperti itu. Iklan es krim menampilkan tubuh-tubuh sempurna yang setengah telanjang sedang makan Maple Nut Crunch dalam posisi sedemikian rupa yang yang membuat manusia karet di sirkus terheran-heran. Pria biasa mendadak menjadi magnet seksual saat mereka memiliki 'Axe effect', sementara para wanita mendapakan bumbu kehidupan cinta impian mereka berkat sekaleng Diet Coke. Produknya, tentu saja, tidak harus berhubungan dengan seks. Bahkan, ironisnya, mungkin satu-satunya barang yang strategi penjualannya tidak menggunakan seks adalah produk - produk untuk bayi!
Subscribe to:
Posts (Atom)